HUT TNI PLN Bedah Rumah Prajurit di NTT Menggunakan FABA

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, - Inovasi pembangunan infrastruktur menggunakan Fly Ash dan Bottom Ash atau FABA oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur kembali dilakukan melalui bedah rumah prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). FABA merupakan abu yang dihasilkan dari proses pembakaran batubara pada pembangkit listrik tenaga uap.
Bedah rumah terhadap rumah prajurit TNI ini dilakukan di asrama KODIM 1603 Sikka, Nusa Tenggara Timur. Peresmian satu unit pertama pun dilakukan pada Senin, (4/10/2021, sehari jelang peringatan hari jadi ke-76 institusi militer Indonesia tersebut.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur Agustinus Jatmiko menyebutkan bahwa untuk Bedah Rumah Prajurit Sederhana Sehat Layak Huni kali ini, akan dibangun sejumlah 6 unit dengan kebutuhan dana pembangunan sekitar Rp 180 Juta atau Rp 30 Juta per unit.
âProgram bedah rumah prajurit dengan produk FABA tidak berhenti di sini, tetapi akan ada program bedah rumah prajurit berikutnya di lingkungan KODIM 1603 Sikka,â terangnya.
Jatmiko berharap kehadiran PLN lewat Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di lingkungan TNI ini akan dapat bermanfaat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, termasuk prajurit. Diharapkan pula lewat dukungan ini, _Corporate Share Value_ PLN pun dapat semakin dirasakan masyarakat.
Bedah rumah prajurit memanfaatkan FABA ini merupakan Sinergi Program TJSL PLN dengan TNI yang sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman diwakili Direksi PLN dan Panglima TNI.
Dalam pelaksanaan bedah rumah prajurit ini, PLN mendatangkan fasilitator dari Ende untuk hadir menjadi pelatih bagi prajurit KODIM 1603. Melalui pelatihan, para prajurit diberikan keterampilan melakukan pembangunan rumah dan infrastruktur lain menggunakan produk FABA.
âPeserta dari KODIM 1603 sudah mandiri sekaligus menjadi trainer untuk prajurit lainnya, sehingga tenaga yang berkompetensi untuk pemanfaatan produk FABA semakin banyak.â Lanjut Jatmiko.
Pihaknya menambahkan dengan pemanfaatan FABA yang diambil dari produk buangan PLTU Ropa di Ende, PLN tak hanya memberi manfaat dalam memenuhi kebutuhan energi listrik masyarakat.
Sebelumnya FABA juga sudah digunakan untuk pembangunan Gereja Katolik St. Donatus Bhoanawa, pembangunan jalan lingkungan, jalan desa di Kabupaten Ende, Sementara di Sikka, dipakai untuk pembangunan sekolah Madraasah Ibtidaiyah dan Gereja Paroki Patisomba di Kabupaten Sikka.
0 Response to "HUT TNI PLN Bedah Rumah Prajurit di NTT Menggunakan FABA"
Post a Comment